customer care
Cs1     Cs2    Cs3

Sistem Kerja AC Central


          Pada unit mesin pendingin AC Central atau Chiller yang menggunakan system mesin pendingin kompresi uap, proses pendinginan mesin pendingin udara terpusat pada satu lokasi yang kemudian didistribusikan/dialirkan ke semua arah atau lokasi ruangan yang didinginkan (satu Outdoor dengan beberapa indoor).

          Komponen AC Central terdiri dari compresor, condensor, alat ekspansi dan evaporator. Pada AC Central biasanya tipe condensornya adalah water-cooled condenser (condensor pendingin air). Air untuk mendinginkan condensor dialirkan melalui pipa yang kemudian outputnya didinginkan kembali secara evaporative cooling pada cooling tower.

          Pada sistem pendingin AC Central, jika sistemnya indirect cooling maka fluida yang didinginkan tidak langsung udara melainkan air yang dialirkan melalui system pemipaan. Air yang mengalami pendinginan pada evaporator dialirkan menuju system penanganan udara (AHU) menuju koil pendingin.



           Jika kita perhatikan komponen-komponen apa saja yang ada di dalam AC Central maka setiap AHU akan memiliki :
  1. CHILLER (unit pendingin). Chiller adalah mesin refrigerasi yang berfungsi untuk mendinginkan air pada sisi evaporatornya. Air dingin yang dihasilkan selanjutnya didistribusikan ke mesin penukar kalor ( FCU / Fan Coil Unit ).
    • Jenis chiller didasarkan pada jenis kompressornya :
                a. Reciprocating             b. Screw             c. Centrifugal
    • Jenis chiller didasarkan pada jenis cara pendinginan kondensornya :
                a. Air Cooler                  b. Water Cooler  
  2. Filter. Merupakan penyaring udara dari kotoran, debu, atau partikel-partikel lainnya sehingga diharapkan udara yang dihasilkan lebih bersih. Filter ini dibedakan berdasarkan kelas-kelasnya.
  3. AHU (Air Handling Unit)/Unit Penanganan Udara. AHU adalah suatu mesin penukar kalor, dimana udara panas dari ruangan dihembuskan melewati coil pendingin didalam AHU sehingga menjadi udara dingin yang selanjutnya didistribusikan ke ruangan.
  4. COOLING TOWER ( khusus untuk chiller jenis Water Cooler ). Adalah suatu mesin yang berfungsi untuk mendinginkan air yang dipakai pendinginan condenssor chiller dengan cara melewat air panas pada filamen didalam cooling tower yang dihembus oleh udara sekitar dengan blower yang suhunya lebih rendah.
  5. POMPA SIRKULASI.
  • Ada dua jenis pompa sirkulasi, yaitu :
           a. Pompa sirkulasi air dingin ( Chilled Water Pump )
               Berfungsi mensirkulasikan air dingin dari Chiller ke Koil pendingin AHU / FCU.
           b. Pompa Sirkulasi air pendingin ( Condenser Water Pump ).
               Pompa ini hanya untuk Chiller jenis Water Cooled dan berfungsi untuk
               mensirkulasikan air pendingin dari kondensor Chiller ke Cooling Tower
               dan seterusnya.

          Prinsip kerja secara sederhana pada unit AC Central adalah menyedot udara dari ruangan pendingin (return air) yang kemudian dicampur dengan udara segar dari lingkungan (fresh air) dengan komposisi yang bisa diubah-ubah sesuai keinginan, perubahan ini akan merubah suhu ruangan AC Central. Campuran udara tersebut masuk menuju AHU melewati filter, fan sentrifugal dan koil pendingin. Setelah itu udara yang telah mengalami penurunan temperatur didistribusikan secara merata ke setiap ruangan melewati saluran udara (ducting) yang telah dirancang sesuai dengan ruangan yang didinginkan sehingga lokasi pendinginan dapat merata.

          Beberapa kelemahan dari sistem ini adalah jika satu komponen mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup maka semua ruangan tidak akan merasakan udara sejuk. Selain itu jika temperatur udara terlalu rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada Thermosthat di koil pendingin pada komponen AHU.

          Dari penjelasan diatas, jelas sistem AC Central sangat berbeda dengan AC Split baik dari segi fungsi maupun dari segi instalasi. Istilah Sistem AC Central diperuntukkan untuk instalasi AC di satu gedung yang tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri (misalnya per ruang). Semua dikontrol di satu titik dan kemudian hawa dinginnya didistribusikan dengan pipa ke ruangan-ruangan. Dengan AC Central yang bisa dilakukan cuma mengecilkan dan membesarkan lubang tempat hawa dingin AC masuk ke ruang kita. Contoh AC Central adalah di mall, gedung perkantoran besar, atau di dalam bis ber-AC.



Next Prev Prev
 
© Privacy and Security - Term of Use - Hyperlink Policy © Copyright Global Electronic 2007. All rights reserved - Designed by harnods.info